Palm Oil Mill – Grading

boneputra-gradingGrading adalah suatu kegiatan pemilahan tandan buah segar sebagai salah satu kendali kualiti CPO yang akan  dihasilkan baik dari segi kuantiti dan kualiti. Grading menjadi salah satu bagian dalam alur pengolahan FFB menjadi CPO dimana kegiatan grading memilki beberapa fungsi antara lain :

  1. Untuk mengetahui kualitas dari FFB yang masuk ke kilang dan sebagai laporan balik ke estate (kebun) akan  kualiti dari FFB yang di kirim.
  2. Sebagai salah  satu parameter yang akan mempengaruhi rendemen/OER (oil extrasion rendemen) di kilang, dan  kualiti minyak yang akan dihasilkan.
  3. Acuan pembayaran FFB ke pihak 3

Kegiatan grading dilakukan pada stesen loading ramp dengan pemilihan tandan buah segar sesuai dengan  kriteria dan standar grading yang telah ditentukan. Adapun standart grading buah yang dilakukan antara lain : buah mentah (unripe), buah mengkal (under ripe), buah matang (ripe), buah terlalu  matang (over ripe), tangkai panjang (long stalk), buah-buah abnormal (buah kartasi, buah kurang polinasi, buah sakit), tandan kosong (empty bunch), sampah (dirt) dan biji lerai.

Peralatan yangsring digunakan di stesen Grading adalah

  • Gancu, digunakan untuk mebolak baik FFB.
  • Parang / Kapak, digunakan untuk memotong tandan yang terlalu panjang dan menanda tandan yang direjek.
  • Jentolak untuk menolak FFB kedalam hooper setelah melalui proses grading. Jenis yang sering digunakan adalah Shovel Loader atau Back Hoe

boneputra-shovel-loader

boneputra-buah-abnormalKriteria pelaksanaan dan standard grading buah :

  1. Buah mentah (unripe) merupakan tandan buah segar kriteria tidak ada biji yang lerai dan biasa nya buah akan berwarna hitam. Persentase standard grading buah mentah (Unripe)
  2. Buah mengkal (under ripe) adalah Tandan buah dengan kriteria hanya boleh lerai 25 % dari total tandan buah segar dengan biji lerai < 10 biji lerai. Persentase standard grading buah Mengkal (Under Ripe):  <  5 %.
  3. Buah matang (ripe) adalah Tandan buah dengan kriteria sudah memiliki biji lerai 2 buah/kg FFB atau > 10 biji lerai/ 50 % sudah lerai. Standart persentase grading buah matang (Ripe) : 90  %
  4. Buah terlalu  matang (over ripe) adalah tandan buah dengan kriteria buah sudah gugur lebih dari 75 %, Hal ini dapat terjadi karena adanya keterlambatan pengiriman FFB dari kebun ke PKS (buah restan). Standart persentage grading buah terlalu matang ( Over ripe)
  5. Tangkai panjang (long stalk) , kriteria nya tangkai tandan harus habis dipotong hingga dekat dengan pangkal buah, dan tangkai yang lulus grading dapat dibuat hutuf  V. Standart persentage grading buah tangkai panjang ( long stalk)    : 0 %.
  6. Buah-buah abnormal adalah buah yang berat nya dibawah 2,5 kg/tandan sehingga tidak produktif karena tingkat persentage minyak yang rendah. Hal ini dapat terjadi karena buah awal dari pokok yang baru berbuah  lepas dari grading sehingga terbawa saat angkut. Standart persentage grading buah kosong maksimal < 2 %
  7. Buah kurang polinasi terjadi karena berbagai sebab, antaranya adalah pemberian baja yang tidak merata, iklim yang berubah-ubah, dan faktor pendebungaan yang tidak merata pada setiap bunga betina, dengan ciri-ciri  pembentukan biji yang tidak merata pada tandan tersebut, hanya sebagian dari tandan saja yang akan menghasilkan buah. Sehingga akan menurunkan tingkat persentage minyak yang akan dihasilkan. Standart persentage grading buah Polinasi maksimal < 2 %.
  8. Buah sakit, dapat terjadi karena adanya jamur marasmius yang hidup pada kulit buah kelapa sawit, yang jika pada tingkat berat akan masuk kedalam daging buah sehingga buah membusuk dan gugur serta jika di panen memiliki kadar asam lemak yang tinggi. Ciri-cirinya biji akan ditumbuhi oleh benang-benag jamur. Serta ada juga buah yang ukuran pada setiap tandan nya berbeda 50 % berukuran kecil dan 50% berukuran  besar yang di sebut dengan buah paternokarpi. Serta ada juga buah sudah berwarna matang tetapi tidak dapat melerai. Standart persentage grading buah sakit maksimal < 1 %.
  9. Tandan Kosong (Empty Bunch) : 0 %,
  10. Sampah (Dirt) : 0 %,
  11. Biji lerai : 12 %.
Kongsikan

Leave a Reply